Tony Blair Sebut Barat Telah Gagal Di Timur Tengah

+ResistNews Blog - Mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair, menyebut Barat telah gagal dalam mengantisipasi kekacauan dan ketidakstabilan yang terjadi di kawasan Timur Tengah pasca penggulingan rezim Presiden Irak Saddam Hussein.

Pernyataan ini dikatakan Blair dalam seminar yang diselenggarakan oleh majalah Inggris “Prospect” di daerah Westminster sekat pusat kota London pada hari Rabu (25/05) kemarin.

“Tujuan sebenarnya Barat menempatkan sebagian besat kekuatannya di kawasan Timur Tengah adalah untuk melakukan perubahan, terutama dengan penggulingan rezim Saddam Hussein di Irak,” ujar Blair seperti dikutip surat kabar The Independent Inggris.

Blair menambahkan, “Ini dia pelajaran berharga yang kita dapatkan. Bukan berarti hal yang rumit akan tetapi sederhana yaitu setelah penggulingan Saddam Hussein maka munculah kekuatan-kekuatan baru di kawasan baik kelompok Sunni maupun Syiah.”

“Saya jujur bahwa untuk memahami Timur Tengah saat ini jauh lebih komplek dan dalam daripada ketika saya menjadi perdana menteri, dan saya berterus terang tentang itu,” ujar Blair.

Menurutnya ini bukan berarti bahwa jika seandainya Saddam Hussein masih berkuasa maka Timur Tengah akan menjadi lebih baik, meskipun sejumlah petinggi Barat mulai berpikir bahwa Saddam Hussein lebih baik daripada saat ini.

Sementara itu ketika berbicara mengenai masalah organisasi Negara Islam, Blair menekankan bahwa Barat tidak akan mampu menghabisi organisasi ini tanpa mengirim pasukan darat untuk berperang melawan mereka.

“Jika Anda ingin mengalahkan orang-orang ini, maka Anda pergi dan melancarkan perang darat melawan mereka. Serangan udara tidak akan mungkin mengalahkan Negara Islam tanpa adanya pasukan darat,” Blair menekankan. (Shorouk/Ram/eramuslim.com/ +ResistNews Blog ])

No comments

Post a Comment

Home
loading...