+ResistNews Blog - Pemerintah Israel dikabarkan telah menelantarkan lebih dari 1000 warga Palestina selama awal tahun 2016 hingga saat ini, Memomelaporkan pada Jumat (12/8/2016).

Hingga 8 Agustus kemarin, pasukan Israel telah menghancurkan 726 bangunan di Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Israel beralasan bangunan-bangunan ini tidak memiliki ‘ijin’ yang hampir mustahil untuk mendapatkannya. Penghancuran ini telah menambah jumlah pengungsi hingga 1020 warga Palestina.

Temuan ini setara dengan pembongkaran bangunan sebanyak 531 oleh pasukan Israel dan menyebabkan 688 orang harus mengungsi.

Data tersebut termasuk dalam laporan terbaru lembaga PBB, OCHA. Menurut laporan, telah terjadi ada 14 insiden terpisah selama 2 – 8 Agustus. Insiden ini dipicu oleh Israel yang menuduh pemuda Palestina yang melakukan perlawanan hingga memaksa pasukan Israel untuk menghancurkan bangunan warga Palestina, menyita 42 bangunan karena dianggap tak punya izin bangunan dan menggusur lahan yang dihuni 30 orang.

OCHA juga mencatat, dua belas bangunan yang ditargetkan Israel sebelumnya telah disiapkan sebagai pusat bantuan kemanusiaan, termasuk tempat penampungan darurat, gudang ternak, kakus, pusat komunitas, dan penyimpanan air. [islampos.com/ +ResistNews Blog ]

Post a Comment

Powered by Blogger.