Add caption


+ResistNews Blog - Rabu 26 Oktober 2016, Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan PBB “UNESCO” kembali mengeluarkan resolusi baru terkait komplek Masjid Al Aqsha, yang berisi kondisi darurat akibat aktifitas Yahudisasi penjajah Zionis Israel di Al Quds.

Dalam resolusi tersebut, UNESCO memasukan komplek Masjid Al Aqsha dalam daftar bahaya akibat Yahudisasi dan penggalian yang dilakukan penjajah Zionis Israel di bawah Masjid. Dan menyatakan pemerintah Tel Aviv bertanggung jawab penuh atas perusakan tersebut.

Tercatat sebanyak 10 negara menyetujui resolusi baru, 8 lainnya menolak, dan satu negara abstain dalam pemungutan suara yang berlangsung di markas UNESCO di ibukota Perancis, Paris.

Rancangan resolusi Masjid Al Aqsha ditetapkan oleh Kuwait, Lebanon, Tunisia, resolusi atas nama Jordan dan Palestina.

Disisi lain, PM Benjamin Netanyahu dalam pernyataan resminya mengecam resolusi baru UNESCO dan menyebutnya sebagai keputusan permusuhan terhadap bangsa Yahudi, serta menarik delegasi Zionis Israel dari UNESCO. (Anatolia/Skynewsarabia/Ram/eramuslim.com/ +ResistNews Blog)

Post a Comment

Powered by Blogger.