Ditenggarai Sebarkan Isu Provokatif, Bareskrim Polri Tangkap Penyebar Isu Rush Money



+ResistNews Blog
 - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri menangkap Abu Uwais, pelaku yang diduga menyebakanr isu rush money di daerah Penjaringan, Jakarta Utara, pada Kamis (24/11/2016) dini hari.

Abu Uwais yang diketahui sebagai guru di sebuah SMK di Penjaringan, ditangkap setelah pulang mengajar.

“Dini hari Kamis menangkap terhadap seorang laki-laki inisial AR atau Abu Uwais warga penjaringan. Penangkapan tersangka terkait dengan unggahan di FB akun Abu Uwais terkait isu rush money,” ujar Irjen Boy Rafly Amar, Kadiv Humas Mabes Polri, lansir Republika Sabtu (26/11/2016).

Motivasi pelaku menyebarkan isu yang menghebohkan masyarakat itu, kata Boy, hanya iseng saja. Namun, kata Boy, pihaknya masih akan menyelidiki aktor intelektual di belakang pelaku.

“Dia bilangnya hanya iseng kita masih menyelidik aktor intelektual di balik isu rush money itu,” katanya.

Menurut Boy pelaku ditangkap lantaran menyebarkan isu provokatif, yang mengajak masyarakat agar mengambil uangnya di bank dengan menuliskan di akun facebooknya. Tidak hanya itu, kata dia, pelaku juga mengunggah foto dengan uang ratusan ribu yang dituliskan ‘2 Desember’ di tempat tidurnya.

“Atas dasar konten inilah, dari yang bersangkutan sudah dilakukan penangkapan dan pemeriksaan,” kata Boy.

Kendati demikian, polisi tidak melakukan penahanan terhadap seorang guru tersebut. Pasalnya, pelaku sudah menyesali perbuatannya dan sudah menyatakan bahwa isu tersebut tidak benar.

“Ada pernyataan penyesalahan dari tersangka dan konten-konten yang ditulis tidak benar. Dan proses penyidikan ini, Bareskrim tidak dilakukan penahanan,” jelasnya.

Atas perbuatannya, pelaku hanya dikenakan wajib lapor dan diancam dengan pasal 28 ayat 2 UU 11 tahun 2008 tentang transkasi elektronik dengan hukuman maksimal 6 tahun. [islampos/ +ResistNews Blog ]

No comments

Post a Comment

Home
loading...