+ResistNews Blog - Unit pasukan khusus Amerika Serikat dan Prancis dilaporkan berada di pinggiran Raqqah untuk mendukung operasi militer Pasukan Demokratik Kurdi (SDF), yang mengumumkan memulai operasi militer merebut basis utama ISIS di Suriah itu pada Ahad (06/11).

Sumber seorang komandan SDF, seperti dinukil dari Al-Jazeera, sekira 50 instuktur dan ahli militer AS telah tiba di pinggiran Raqqah. Mereka bertugas memberi instruksi dan mengoordinasikan serangan udara jet koalisi dan pasukan di lapangan.

SDF merupakan aliansi milisi suku Kurdi dan Arab yang didanai dan disenjatai Amerika Serikat untuk melawan ISIS. AS menilai, SDF adalah satu-satunya milisi lokal yang mau menjalankan agenda mereka di Suriah.

Sementara itu, Dephan AS mengungkapkan bahwa pertempuran di Raqqah tak jauh beda dengan Mosul. Pertempuran ke depan pastinya tidak mudah. Kita akan menghadapi operasi yang sulit.

Pada bagiannya, Menteri Pertahanan Prancis Jean-Yvies Odrian mengatakan bahwa operasi di Raqqah diluncurkan bersamaan dengan operasi di Mosul.

SDF pada Sabtu tengah malam mendeklarasikan operasi membebaskan kota Raqqah dari ISIS. Jubir SDF, Jihan Syaikh Ahmad, mengungkapkan sebanyak 30 ribu pasukan disiapkan dalam operasi ini. Mereka akan berkoordinasi dengan pasukan koalisi di lapangan.

Di waktu bersamaan, Utusan AS untuk Pasukan Koalisi Internasional Brett Mackgork mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan pembicaraan serius dengan sekutu Turki soal pertempuran pembebasan Raqqah.

Akan tetapi, jubir militer SDF Thilal Salow menekankan pihaknya sudah sepakat dengan koalisi internaisonal tidak melibatkan Turki dan faksi-faksi pro Turki dalam pertempuran Raqqah.

Seperti diketahui, melalui sekutunya oposisi bersenjata di Suriah, Turki berupaya keras mencegah Kurdi mengontrol wilayah baru di Suriah. Negara yang beberapa bulan lalu dilanda upaya kudeta itu telah memasukkan Kurdi ke daftar teroris. Di lain pihak, Turki dan Kurdi merupakan sekutu utama AS dalam memerangi ISIS di Suriah. [Al-Jazeera/kiblat.net/ +ResistNews Blog ]

Post a Comment

Powered by Blogger.