Turki Kecam Pemerintah Myanmar



+ResistNews Blog
 - Pemerintah Turki menyatakan keprihatinannya terkait adanya krisis baru yang menimpa etnis Rohingya.

Kementerian Luar Negeri Ankara mengaku prihatin atas serangan yang menimpa etnis Muslim Rohingya di Rakhine.

“Kami sangat prihatin tentang korban sipil dan ketegangan yang ada di Rakhine setelah adanya serangan pada bulan lalu,” katanya pada Jum’at (25/11).

Pemerintah Turki mengutuk pemerintah Myanmar yang telah melakukan kekerasan terhadap etnis Rohingya yang tidak bersalah.

“Kami mengutuk semua tindakan kekerasan yang menargetkan warga sipil yang tidak melakukan kesalahan,” tegasnya.

“Kami juga mengundang semua pihak untuk bertindak dengan prinsip kehati-hatian sehingga kekerasan tidak harus mengarah pada konflik etnis dan agama,” tambahnya.

Terkait permasalahan ini, Kementerian Luar Negeri Ankara mendesak semua organisasi internasional dan pemerintah Myanmar untuk “bekerjasama dengan maksimal”.

Sejak 9 Oktober, Myanmar telah mengatakan bahwa setidaknya 86 orang termasuk 17 tentara dan 69 warga Muslim Rohingya (di antara mereka dua perempuan) tewas.

Namun pernyataan itu dibantah oleh sebuah kelompok yang mewakili etnis Rohingya, dan mengklaim bahwa jumlah warga sipil yang tewas dalam satu pekan saja bisa mencapai 150 orang. [Anadolu Agency/kiblat+ResistNews Blog ]

No comments

Post a Comment

Home
loading...