68 Warga Sipil Tewas di Aleppo dan Idlib Akibat Serangan Udara Rezim Assad



+ResistNews Blog
 - Sedikitnya 68 warga sipil dilaporkan tewas pada Ahad (04/12) dalam sebuah serangan udara rezim Assad di sejumlah kota di provinsi Aleppo dan Idlib, bagian barat laut Suriah. Demikian menurut sumber lokal dari pejabat pertahanan sipil yang pro-oposisi.

Abdul Aziz Kiytaz dari pertahanan sipil Suriah yang beroperasi di Idlib mengatakan bahwa selain 68 orang tewas, terdapat 78 warga sipil lainnya mengalami luka-luka akibat serangan udara di Aleppo dan Idlib tersebut.

“Rezim sengaja menargetkan pasar dan pusat-pusat perbelanjaan di beberapa distrik di wilayah provinsi Idlib. Sejumlah orang luka-luka akibat serangan rezim Assad. Para korban luka sudah dievakuasi ke beberapa rumah sakit yang berbeda. Pesawat-pesawat rezim mengintensifkan serangan mereka di Idlib setelah sebelumnya menyerang Aleppo,” kata Kiytaz.

Kiytaz menambahkan, di samping korban jiwa, serangan brutal jet-jet tempur Assad itu juga mengakibatkan kerusakan material, serta menghancurkan sejumlah pertokoan. Sekitar 300.000 warga sipil di Aleppo timur hidup dalam kondisi yang memprihatinkan di bawah kepungan pasukan rezim selama tiga bulan.

Menurut data yang dikeluarkan pejabat-pejabat pertahanan sipil setempat, bahwa sejak pertengahan November lalu, sudah lebih dari 772 warga sipil terbunuh dan 2.500 lainnya luka-luka akibat serangan rezim di wilayah itu.

Aksi serangan dan bombardir yang dilakukan secara masif telah memaksa rumah sakit-rumah sakit dan berbagai fasilitas medis lainnya menghentikan operasi mereka, sementara kegiatan belajar dan sekolah sudah tidak ada sama sekali.

Serangan-serangan intensif yang dilancarkan pasukan rezim di bagian timur kota Aleppo menunjukkan bahwa rezim dengan dukungan Rusia dan sekutu-sekutunya tengah berusaha untuk merebut kembali bagian timur kota yang sejak empat tahun yang lalu telah dikuasai pejuang-pejuang oposisi. [Worldbulletin/kiblat+ResistNews Blog ]

No comments

Post a Comment

Home
loading...