Rezim Syiah Assad Ultimatum Mujahidin Aleppo: Pergi Atau Kalian Syahid



+ResistNews Blog
 - Minggu 4 Desember 2016, tentara rezim Syiah Assad ultimatum kelompok mujahdin Aleppo untuk meninggalkan kota atau bersiap menghadapi kematian akibat memilih mempertahankan kota.

“Kami akan terus berjuang sampai dapat mengembalikan stabilitas dan keamanan di semua lingkungan Aleppo. Mereka yang memilih untuk tinggal akan menghadapi kematian yang tak terelakkan,” ancam jubir militer tentara rezim Syiah Assad, Brigadir Jenderal Samir Suleiman.

Brigjen Samir Suleiman melanjutkan, “Tentara rezim telah menguasai 50% wilayah timur Aleppo. Bersama dengan milisi Syiah dan Rusia kami akan menghancurkan kantong oposisi di sisi timur kota.”

Menurut Brigjen Samir Suleiman pertempuran untuk merebut kembali lingkungan bersejarah Aleppo (Aleppo Tua) akan menjadi yang paling sulit, “Pemerintah berencana akan menggunakan infanteri dan pasukan khusus untuk operasi ini,” ungkapnya.

Menanggapi ultimatum tersebut, pejabat senior mujahidin Suriah Zakaria Malhafji menegaskan kepada Amerika Serikat bahwa para mujahidin tidak akan meninggalkan kota, ditengah pembicaraan serius antara Moskow dan Washington untuk mengakhiri krisis di kota terkepung Aleppo. (Dostor/Ram/eramuslim/ +ResistNews Blog )

No comments

Post a Comment

Home
loading...