Larang Adzan, Otoritas Palestina dan Hamas Kecam Israel


+ResistNews Blog - Otoritas Palestina dan Harakat al-Muqawwamatul Islamiyyah (Hamas) mengecam RUU Israel tentang larangan Adzan mengunakan pengeras suara. RUU tersebut dianggap rasis dan melanggar hak kebebasan beragama.

Dalam draft RUU itu, Israel menekankan bahwa dilarang menggunakan alat pengeras suara di tempat-tempat ibadah dari pukul 23.00 sampai 07.00 waktu setempat. Menyoroti hal itu, juru bicara Hamas Hazem Qasim memandang bahwa RUU larangan Adzan dapat menghapus identitas Islam di tanah Palestina.

“Menghapus identitas Arab dan Islam Palestina dengan melarang ritual keagamaan mereka,” seperti diberitakan Worlbulletin pada Senin (13/02).

Meski dalam di dalam draft RUU tidak menyebutkan agama apapun, tetapi Hazem Qasim melihat bahwa larangan tersebut merupakan kebijakan rasis. Pasalnya, secara tidak langsung mengarah ke salah-satu waktu ibadah wajib kaum Muslimin yaitu solat Subuh.

“RUU ini merupakan bagian dari kebijakan rasis Israel terhadap rakyat Palestina,” kata juru bicara Hamas Hazem Qasim dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu, Otoritas Palestina juga menentang RUU Israel tersebut. Juru bicara Otoritas Palestina Abdullah Al-Mahmoud mengatakan bahwa RUU larangan pengeras suara merampas hak kebebasan beribadah di Jerusalem.

Al-Mahmoud juga menanambahkan bahwa Palestina pada umumnya memiliki sejarah saling menghormati dan rukun antar penduduk, terlepas dari keyakinan agama yang mereka anut.

“Sulit dipercaya bahwa sejarah panjang agama dan budaya Palestina sedang dibinasakan dengan coretan pena,” tegas al-Mahmoud.

Kasus ini bukan pertama kalinya terjadi. Pada tahun 2016 lalu, sejumlah pemukim ilegal Israel dari Pisgat Zeef melakukan aksi Protes di depan rumah wali kota Jerusalem Nir Barakat. Massa mengaku merasa bising karena suara Adzan. Lantas, Otoritas Israel pun melarang adzan mengunakan pengeras Suara di tiga Masjid di Abu Dis, Jerusalem. Di bulan November tahun yang sama, sebuah masjid di Al-Ludd di denda $200 lantaran menggunakan pengeras suara saat Adzan. [Worldbulletin/Maannews/kiblat.net+ResistNews Blog ]

No comments

Post a Comment

Home
loading...