Korban Tewas Akibat Serangan Las Ralmas dan Cambrils di Spanyol Meningkat Menjadi 14 Jiwa



+ResistNews Blog
 - Jumlah korban tewas akibat serangan teror di Spanyol, hari Kamis (17/08) lalu kini telah meningkat menjadi 14 jiwa, menurut layanan darurat setempat.

Korban keempat belas adalah seorang perempuan, menurut pihak berwenang Catalan pada hari Jumat (18/08), dikutip dari AA.

Perempuan yang akhirnya meninggal dunia itu adalah salah satu dari setidaknya tujuh korban yang terluka dalam sebuah serangan di kota Cambrils, dekat dengan Barcelona pada Jumat dini hari (18/08).

Polisi Spanyol menembak mati lima tersangka pelaku serangan dalam sebuah operasi setelah pelaku mengemudikan kendaraan ke arah kerumunan.

Insiden di Cambrils menyusul serangan kendaraan mematikan lainnya di pusat kota Barcelona dimana lebih dari 100 turis dan penduduk setempat luka-luka.

Pada hari Jumat (18/08), layanan darurat di Catalonia mengatakan 34 warga negara dengan kebangsaan yang berbeda termasuk di antara mereka yang terbunuh dan terluka dalam insiden Barcelona dan Cambrils.

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian mengkonfirmasi pada hari Jumat (18/08) bahwa 26 warga Prancis termasuk di antara mereka yang terluka dalam serangan teror hari Kamis, 11 di antaranya menderita lukaserius.

Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan sejumlah warga Inggris terjebak dalam insiden tersebut, termasuk seorang anak laki-laki Inggris yang tidak disebutkan namanya yang kini masih hilang. Seorang anak laki-laki lain, warga Australia, juga belum ditemukan.

Upacara berkabung dengan penuh keheningan selama satu menit diadakan di Barcelona pada hari Jumat (18/08), yang dihadiri oleh Raja Spanyol Felipe VI dan Perdana Menteri Mariano Rajoy.

Keamanan di beberapa kota di Spanyol telah diperketat. Bendera di gedung-gedung resmi pemerintah Spanyol serta kedutaan dan konsulat berkibar setengah tiang selama masa tiga hari berkabung dimulai.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan belasungkawa kepada Raja Felipe pada hari Kamis (17/08) menyusul serangan yang dia katakan “menunjukkan wajah brutal terorisme sekali lagi”.

Penangkapan

Polisi mengatakan mereka telah melakukan empat penangkapan sejauh ini sehubungan dengan serangan tersebut, namun sopir van pelaku serangan di Barcelona tersebut masih diyakini dalam pelarian.

Menurut media setempat, Polisi Spanyol mencari Moussa Oukabir yang berusia 18 tahun sehubungan dengan serangan Las Ramblas pada hari Kamis (17/08).

Dia diyakini sebagai saudara Driss Oukabir, yang ditangkap di Ripoll, sekitar 50 kilometer di Utara Barcelona.

Laporan mengklaim Moussa Oukabir menggunakan dokumen yang memuat nama saudaranya untuk menyewa van putih yang digunakan dalam serangan mematikan tersebut.[panjimas/ +ResistNews Blog ]

No comments

Post a Comment

Home
loading...