Pesan Habib Rizieq dari Makkah Saat Sambutan Milad FPI ke 19



+ResistNews Blog
 - Walau secara fisik tidak bisa hadir secara langsung, tapi secara kedekatan hubungan hati dan tautan perasaan keimanan, Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab seolah “hadir” dalam kegiatan Tasyakur HUT Kemerdekaan RI dan Milad FPI Ke 19 yang diadakan pada hari Sabtu, (19/8) di Stadion Kamal Muara, Jakarta.

Dalam acara yang mengambil tema: “Merawat Kebhinekaan Dalam Bingkai NKRI Bersyariah” itu, Habib Rizieq memberikan sambutan dan amanahnya langsung dari Makkah, Arab Saudi.

“Mengingatkan diri saya dan kepada semuanya, yuk mari sama-sama segenap kita melihat dan menghayati apa yang difirmankan oleh Allah Swt dalam Surat Al Araf Ayat 95 yang didalamnya Allah berfirman jika sekiranya penduduk suatu negeri beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT maka niscaya akan dijanjikan aneka ragam keberkahan dari langit maupun dari bumi” ujar Habib dalam tele conference tersebut.

Masih menurut Habib, keberkahan itu datang dari berkah buminya dan berkah lautnya dari bangsa yang besar ini. Ini adalah janji dari Allah dan sekali kali Allah tidak akan pernah mengingkari janjinya itu.

“Akan tetapi mereka mendustakan ayat-ayat Allah, sayang sejuta sayang saat Allah janjikan keberkahan tetapi kemudian banyak penduduk negeri yang mendustakan ayat-ayat agama Allah. Kalau itu yang terjadi kemudian, maka kami siksa mereka disebabkan perbuatan merekasendiri,” ujar Habib Rizieq dalam mengutip surat Al Araf ayat 95 itu.

Dalam kesempatan kesempatan tersebut, Habib Rizieq berpesan kepada ribuan orang itu dan seluruh bangsa Indonesia. Jika ingin Indonesia ini turun jutaan keberkahan dari Allah SWT maka tidak ada jalan lain yang harus dilakukan kecuali kita isi negeri dan bangsa ini dengan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT.

Tidak lupa, Habib Rizieq juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus FPI yang ada dari pengurus DPP, Dewan Syuro, DPW, DPD dan DPRa FPI dan segenap sayap juang yang ada atas partisipasi dan kehadirannya dalam acara tahunan dari FPI tersebut. [panjimas/ +ResistNews Blog ]

No comments

Post a Comment

Home
loading...